KRPL Panggungrejo Kembangkan Bibit Jadi Bisnis

14 Feb 2018
597
1

Hadirnya kelompok-kelompok pemberdayaan perempuan di desa memunculkan gagasan-gagasan dalam berbagai bidang. Di Panggungrejo, Kecamatan Kauman, lewat Kelompok Rumah Pangan Lestari (KRPL), para perempuan menjadikan bibit tanaman sebagai komoditas bisnis.

Eni, salah satu penggerak KRPL Desa Panggungrejo mengatakan kegiatan ini sudah dimulai sejak sekitar 8 bulan yang lalu. KRPL yang digerakkan oleh oleh Kelompok Wanita Tani Lestari dan mendapat bantuan dari Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung ini memang memiliki misi penghijauan lingkungan sekaligus penyediaan sayur untuk konsumsi.

Bibit-tanaman yang dikembangkan sendiri di petak green house KRPL antara lain selada, tomat, cabe, dan terong. Sedangkan untuk stok bibit kubis dan sawi masih mengambil dari pasar untuk dijual kembali.

Harga yang ditawarkan berkisar antara Rp 10.000 sampai Rp 15.000 per polibag untuk sejumlah bibit tanaman kubis, bungkul, tomat. Sedangkan untuk selada usia 1,5 bulan harganya Rp 5.000. Meski tujuan utama untuk pembelajaran budidaya dan agribisnis, hasil tanaman juga diperuntukkan sebagai bahan konsumsi anggota.

Menurut Eni, setiap bulan diadakan pertemuan rutin. Selain membahas bisnis, pertemuan biasanya juga menjadi ajang pelatihan tentang teknis perawatan bibit-bibit tanaman.

1 Komentar

  • Ir Rajab Nasution, MSi berkata:

    Perlu di pertahankan : Kualitas, Kuantitas dan Kontiniu dari komoditi yang dibudidayakan sehingga pelanggan mempercayai KRPL bapak/ibu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *