Desa Menjangkau Dunia Lewat Internet

15 Jun 2017
568
0

Pesatnya pertumbuhan penggunaan teknologi komunikasi di Indonesia turut mempengaruhi pola masyarakat dalam menikmati sajian informasi. Jika dahulu masyarakat hanya menikmati sajian informasi dari radio atau televisi, kini dengan semakin tingginya pengguna internet dan smartphone, masyarakat mulai beralih menikmati informasi secara online.

Gencarnya penggunaan internet harus dianggap sebagai peluang, terutama bagi desa yang selama ini cenderung terpinggirkan dan dianggap tidak mampu mempromosikan potensinya. Padahal desa-desa memiliki potensi luar biasa yang bisa ditawarkan kepada khalayak. Apalagi teknologi internet tidak hanya memberi kemudahan untuk menyampaikan informasi kepada khalayak tertentu saja, tetapi kepada seluruh dunia.

Ada begitu banyak hal yang bisa ditawarkan oleh desa kepada khalayak lewat internet. Dari sisi pemerintahan, aparatur desa bisa menjangkau masyarakat hanya dengan mengunggah informasi-informasi terkini. Misalnya layanan-layanan umum yang disediakan oleh desa atau capaian-capaian kesuksesan pemerintah desa bisa disampaikan dengan sekali pencet tombol di komputer atau handphone.

Dari sisi ekonomi, internet juga sangat memudahkan desa untuk lebih mengenalkan potensi komoditas yang dimiliki desa maupun produk-produk yang dihasilkan oleh kreativitas warga yang selama ini jarang disorot. Misalnya kini seseorang di pelosok desa bisa saja menjual hasil kerajinan tangannya lewat pasar online dengan jumlah konsumen yang jauh lebih banyak daripada sekadar dijual di pasar rakyat.

Selain itu, internet juga akan memudahkan desa mengenalkan potensi wisata yang selama ini kurang mendapat promosi. Padahal di berbagai desa terdapat potensi-potensi wisata yang memesona dan tidak kalah dengan spot-spot wisata yang selama ini sudah dikenal khalayak umum.

Dengan uraian potensi-potensi itulah sudah selayaknya desa berupaya menggalakkan desa melek internet. Salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan membangun website desa. Website ini akan menjadi sarana informasi yang dimiliki dan dikendalikan oleh desa.

Memiliki website desa berarti memiliki sarana informasi dan promosi yang handal. Sebagai contoh, warga desa yang kini menjadi tenaga kerja asing di mancanegara tetap bisa meng-update informasi tentang kampung halamannya dengan hanya menyentuh layar handphone.

Pemuda-pemuda desa juga bisa digalakkan untuk membangun wisata desa dengan mempromosikan keindahan panorama desa seperti gunung, pantai, air terjun dan sebagainya sehingga menarik wisatawan untuk datang berkunjung.

Peluang besar bernama internet harus benar-benar dimiliki dan dimanfaatkan oleh desa. Lewat internet, kini waktunya desa-desa menjangkau dunia.

Tinggalkan Balasan